Curriculum Vitae

Lulusan SMA? Tetap Percaya Diri dengan Contoh CV Berikut Ini

Perjabatan tangan saat interview

Karena belum memiliki pengalaman dalam dunia kerja, umumnya CV lulusan SMA berisi identitas diri, pengalaman berorganisasi, keahlian, prestasi dan pencapaian, bahkan perlu juga lho memasukkan hobi dan minat. Nah, bagi kamu yang baru lulus SMA dan memilih mau langsung bekerja, pelajari dulu beberapa contohnya di artikel ini agar kamu tetap menonjol dibanding kandidat pelamar kerja lainnya.

Apa yang Perlu Ada di CV Lulusan SMA?

1. Identitas Diri

Mencantumkan identitas diri secara lengkap dalam CV sudah tentu harus kamu lakukan. Identitas diri meliputi nama lengkap, alamat domisili, tanggal lahir, latar belakang pendidikan (nama sekolah, jurusan, nilai ijazah), URL media sosial, nomor telepon, dan alamat email. Pastikan hanya mencantumkan nomor telepon dan email yang aktif ya, sehingga rekruter mudah menghubungi kamu kalau kamu lolos seleksi.

Selain itu, buat juga deskripsi singkat dalam satu paragraf mengenai keunggulan kamu yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Jelaskan pula bahwa kualifikasi yang kamu miliki sesuai dengan posisi yang kamu inginkan.

2. Cantumkan Pengalaman Organisasi

Karena baru lulusan SMA, wajar jika kamu belum memiliki banyak pengalaman. Nah, sebagai pengganti pengalaman kerja, kamu bisa menonjolkan berbagai keahlian yang kamu miliki, prestasi dan pencapaian yang pernah kamu raih dan bisa menunjang kamu bekerja dengan baik pada posisi pilihanmu. Jangan lupa, cantumkan pula pengalaman berorganisasi selama masa sekolah. Misalnya: menjadi anggota OSIS periode tertentu dengan tugas dan jabatannya, sebagai anggota karang taruna, pernah menjadi volunteer, dan sebagainya.

3. Tonjolkan Keahlian yang Dimiliki

Setiap orang itu terlahir unik dan memiliki berbagai keahlian tertentu, baik yang merupakan bakat, karena latihan, atau setelah mengikuti kursus atau sertifikasi. Nah, keahlian yang relevan dengan calon pekerjaan perlu banget kamu cantumkan dalam CV. Mengapa? Sebab, keahlian tersebut akan menjadi nilai tambah dan bahan pertimbangan rekruter untuk menerima kamu. 

Contohnya: fasih berbahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan, mampu membuat file presentasi dan mempresentasikannya dengan baik, punya keahlian dalam membuat data beserta rumusnya dalam MS Excel, mampu mengoperasikan komputer dengan baik, dan sebagainya. 

4. Cantumkan Prestasi dan Pencapaian

Jika ada prestasi yang pernah kamu raih, jangan segan untuk mencantumkannya juga ya. Misalnya, pernah menjadi juara dalam kompetisi pidato bahasa Inggris antar sekolah atau tingkat nasional, pernah mengikuti coding competition dan meraih juara tiga, dan sebagainya. Bahkan dipercaya menjadi bendahara kelas juga merupakan pencapaian lho, mengingat tidak semua orang bisa melakukan pencatatan keuangan dan mengelola uang milik orang lain dengan baik.

4. Sebutkan Hobi dan Minat

Minimnya pengalaman dan keahlian yang dimiliki harus membuat kamu lebih kreatif untuk menonjolkan potensi dan sisi terbaik dari dirimu. Maka, menyebutkan berbagai hobi dan minatmu pada suatu bidang juga bisa menjadi keunggulan. Asalkan, hobi dan minat ini memang sesuai dengan posisi pekerjaan yang diincar.

Contoh: kamu melamar pekerjaan untuk posisi desainer. Maka hobi dan minatmu dalam hal mendesain dan menggambar sudah tentu menjadi nilai tambah. Apalagi kalau kamu sudah memiliki beberapa karya desain/gambar yang pernah kamu buat. Contoh lain, kamu ingin melamar sebagai content writer, maka minat dan hobi menulis bisa kamu cantumkan dalam CV beserta contoh tulisannya.

Contoh CV Lulusan SMA

1. Dalam Bahasa Indonesia

CV lulusan SMA Dalam Bahasa Indonesia

2. Tanpa Pengalaman

CV lulusan SMA Tanpa Pengalaman

3. Dalam Bahasa Inggris

CV lulusan SMA Bahasa inggris
CV harus dibuat secara khusus untuk masing-masing posisi yang dilamar. Seperti contoh di atas sudah tentu khusus untuk kandidat pelamar kerja yang baru lulus dan masih belum memiliki pengalaman. Sementara jika ingin menjadi guru, maka isi Curriculum Vitae-mu harus disesuaikan kembali dengan kompetensi wajib seorang guru. Pada artikel selanjutnya, kamu bisa mempelajarinya secara lengkap. Langsung cek di sini yuk: Ingin Menjadi Guru? Berikut Contoh CV yang Perlu Disiapkan.