Cover Letter

Cara Membuat Cover Letter

cara membuat cover letter

Cara membuat cover letter sebenarnya mudah saja. Kamu cukup menuliskan tiga hingga empat paragraf yang berfokus pada keterampilan, pengalaman profesional, pencapaian yang pernah kamu raih, dan tujuan kamu mengirimkan lamaran kerja. Selain itu, isinya juga harus menjelaskan kalau kamu merupakan kandidat yang paling cocok untuk posisi yang kamu lamar. Nah, cari tahu cara membuatnya di sini yuk. 

Pentingnya Cover Letter

Cover letter dikenal juga sebagai surat pengantar. Tahu nggak, cara kamu membuat surat pengantar lamaran kerja ini bisa jadi penentu, kamu akan diterima bekerja atau nggak lho. Kok bisa? Sebab isi dari surat ini harus bisa memberikan gambaran yang jelas mengenai kualifikasi yang kamu miliki, termasuk minat dan ketertarikanmu terhadap perusahaan. Inilah yang kemudian membuat kamu lebih unggul dari kandidat pelamar kerja lainnya. 

Beberapa poin mengapa surat ini penting, antara lain:

  • Memudahkan rekruter mengenali potensi, keahlian, pengalaman, dan kesesuaian kualifikasi dan posisi yang tersedia. 
  • Membantu rekruter mengambil keputusan dengan cepat bahwa kamu adalah kandidat yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  • Menunjukkan kepada rekruter bahwa kamu memiliki minat yang besar untuk bergabung dan menjadi bagian dari perusahaan.
  • Memungkinkan kamu memberi penjelasan secara detail mengenai karir profesional yang sudah kamu jalani, termasuk peran dan tanggung jawab yang pernah kamu emban.

Cara Menulis Cover Letter

cara menulis cover letter

1. Buka Dengan Salam

Buka dengan salam dan sebutkan contact person (narahubung) yang bertanggung jawab untuk menyeleksi karyawan. Dengan mencantumkan nama orang yang tepat, memungkinkan surat lamaran kamu dibaca dan dibalas dengan cepat. Sebab, pengetahuan kamu mengenai siapa rekruter dalam proses rekrutmen menjadi bukti bahwa kamu telah melakukan riset secara mendalam mengenai perusahaan dan proses rekrutmen.

2. Tulis Paragraf Pembuka

Paragraf pembuka menjadi bagian krusial yang akan dibaca rekruter. Setelah membaca bagian ini, biasanya rekruter akan memutuskan, apakah perlu mencari tahu lebih lanjut mengenai kamu atau berpindah membaca surat dari kandidat lain. 

Jadi, apa yang harus dicantumkan pada paragraf pembuka untuk menarik minat rekruter? Mulailah dengan memperkenalkan nama dan latar belakang pendidikan. Lalu, tuliskan posisi yang dilamar, lengkap dengan informasi atau sumber lowongan pekerjaan. Tambahkan secara detail, namun tetap singkat, mengenai motivasi kamu menginginkan bekerja di posisi tersebut. Jika ada seseorang yang memberikan referensi atau informasi mengenai lowongan ini, nggak ada salahnya kamu menyebutkan nama dan jabatannya.

3. Tulis Isi Paragraf yang Jelas

Bagian isi paragraf seharusnya mampu menjelaskan relevansi latar belakang dan pengalaman yang kamu miliki dengan posisi yang kamu lamar. Untuk itu, fokuskan pembahasan pada beberapa pengalaman terbaru yang menurutmu paling sesuai dan bisa mendukungmu bekerja dengan baik. 

Jangan lupa, tuliskan juga pendidikan terakhir (lengkap dengan jurusan dan IPK), lalu keahlian mumpuni yang kamu miliki, serta beberapa prestasi terbaik yang pernah kamu raih. Oh ya, pastikan semua hal yang kamu tulis bisa dibuktikan kebenarannya ya, misalnya dengan ada sertifikat, surat referensi, dan sebagainya. 

4. Buat Paragraf Penutup yang Berkesan

Hindari pengulangan pembahasan pada paragraf penutup. Cukup rangkum beberapa poin terbaik yang menunjukkan kalau kamu adalah kandidat yang paling tepat dan bisa berkontribusi besar bagi perusahaan. Terakhir, tuliskan harapanmu untuk bisa bergabung dan menjadi bagian dari perusahaan. Siapa tahu harapanmu ini malah menggerakkan hati rekruter untuk memanggilmu ke tahap selanjutnya. 

5. Akhiri dengan Salam Penutup

Nah, pada bagian penutup surat, tuliskan salam penutup dan ungkapkan rasa terima kasih kepada rekruter yang telah meluangkan waktu membaca suratmu. Jangan segan menyatakan kalau kamu menunggu kabar baik dan berharap suratmu direspons rekruter ya. Adakalanya, pilihan diksi yang kamu gunakan dalam surat malah mendorong rekruter semakin penasaran untuk mengenal kamu lebih jauh. 

Contoh Cover Letter 

1. Dalam Bahasa Inggris

cover letter bahasa inggris

Dear Miss Alexandria,

It is my pleasure to introduce myself as Sonja Agnezia. Bachelor’s degree from Indonesia University. I’m excited to apply for the Web Developer position at Cloud Network I found on LinkedIn. 

I understand you are currently adding several new product lines, and I believe my expertise in Web Development, Technical SEO, and digital marketing, will provide a significant advantage for the company.

As Senior Website Development at Philips Morris, I’m familiar with the building, developing, and generating revenue growth from organic traffic and SEO. Even last year, I managed to increase the company’s revenue by 60% from good website performance and large organic traffic.

Achieving ambitious goals is always a top priority, and I always have the company’s best interests at heart. I like to discuss to get the best ideas, have easy-to-understand presentation skills, and am an expert in developing websites that suit the needs of the audience. 

Thank you for your time and consideration. I’m looking forward to joining your company and setting the pace for sustainable growth together. The good news would be greatly appreciated.

Sincerely yours,

Sonja Agnezia

2. Dalam Bahasa Indonesia

Yth Ibu Alexandria
di
Tempat

Perkenalkan, nama saya Sonja Agnezia. Saya lulusan S1 Universitas Indonesia untuk program studi Teknik Informatika dengan IPK 3,5. Saya sangat bersemangat mengirimkan surat ini saat membaca iklan lowongan pekerjaan di LinkedIn Cloud Network mengenai tersedianya posisi Web Developer.

Berdasarkan riset yang sudah saya lakukan, saya tahu kalau saat ini Cloud Network sedang melakukan pengembangan beberapa produk baru. Saya yakin, pengalaman dan keahlian saya dalam bidang pengembangan website, teknikal SEO, dan digital marketing, akan memberi keuntungan besar bagi perusahaan. 

Saat bekerja sebagai Senior Website Development di Philips Morris, saya terbiasa membangun, mengembangkan, dan menghasilkan pertumbuhan pendapatan dari traffic organic dan SEO sebesar 60% pada tahun lalu. 

Saya senang berdiskusi untuk mendapatkan ide terbaik, mampu melakukan presentasi yang mudah dipahami, dan ahli dalam mengembangkan website yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan audiens. 

Terima kasih atas waktu yang sudah Anda berikan untuk membaca dan mempertimbangkan surat ini. Saya sangat berharap bisa bergabung dan menjadi bagian perusahaan untuk kemudian bersama-sama mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Ditunggu kabar baiknya ya.

Hormat saya, 

Sonja Agnezia

Bagaimana? Sudah siap bikin cover letter-mu sendiri? Eh, tapi tunggu dulu. Sebelum mulai membuat lamaran kerja, dan supaya nggak salah saat membuatnya, cek dulu yuk: Perbedaan Cover Letter dan Surat Lamaran Kerja.