Cover Letter

Struktur Surat Lamaran Pekerjaan: Penting, Tapi Sering Diabaikan

struktur surat lamaran pekerjaan

Bikin surat lamaran pekerjaan nggak bisa sembarangan lho, apalagi ini dokumen penting yang menentukan kamu punya peluang diterima kerja atau tidak. Minimal, kamu harus membuat surat lamaran pekerjaan berdasarkan struktur yang seharusnya. Apa saja struktur dari surat lamaran pekerjaan? Beberapa di antaranya, harus ada tanggal pembuatan surat, perihal dan lampiran, isi surat harus tepat, dan sebagainya. Agar lebih paham, yuk, simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini. 

Struktur Lamaran Pekerjaan

Struktur Lamaran Pekerjaan

Informasi dalam surat lamaran kerja nggak boleh dituIis sembarangan, melainkan harus runut. Mulai dari tempat dan tanggal pembuatan surat, perihal dan lampiran, tujuan surat, salam pembuka, isi, penutup, dan sebagainya. Berikut struktur surat lamaran pekerjaan dan contoh isinya yang bisa kamu jadikan panduan untuk membuat surat lamaran kerjamu sendiri. 

Tempat dan Tanggal

Penulisan tempat dan tanggal pembuatan perlu dicantumkan pada pojok kanan atas surat. Tujuannya, agar rekruter mengetahui, kapan dan di mana surat dibuat. 

Contoh: 

Jakarta, 25 Oktober 2022 

Perihal dan Jumlah Lampiran

Komponen kedua yang harus ada dalam surat lamaran pekerjaan adalah perihal dan jumlah lampiran. Penulisannya harus jelas dan tidak disingkat. Pada bagian perihal, tuliskan “Lamaran Pekerjaan”. Lalu pada bagian lampiran, sebutkan jumlah dokumen yang kamu lampirkan bersamaan dengan pengiriman surat ini. 

Contoh:

Perihal : Lamaran Pekerjaan
Lampiran : 7 Lembar

Oh ya, tujuan pencantuman perihal dan jumlah lampiran membantu mempermudah rekruter dalam melakukan seleksi dan sortir dokumen. Ini juga menjadi cara efektif untuk memberitahu rekruter kalau kamu menyertakan 7 lembar dokumen lain yang mendukung isi surat lamaran pekerjaan yang kamu kirimkan.

Tujuan dan Alamat Surat

Struktur surat lamaran pekerjaan yang ketiga, harus ada tujuan dan alamat surat. Tujuannya, untuk memastikan surat ini diterima oleh pihak yang tepat, yaitu rekruter yang bertanggung jawab dalam proses rekrutmen. Ada beberapa ketentuan yang harus kamu penuhi dalam penulisan tujuan dan alamat surat, yaitu:

  1. Gunakan hanya salah satu kata sapaan, “Kepada” atau “Yth.” karena keduanya memiliki arti yang sama. 
  2. Penulisan Yth yang benar: Yth. (ada tanda titik pada akhir kata).
  3. Penulisan jabatan tidak perlu menggunakan sapaan Ibu atau Bapak.
  4. Tulis kata “Jalan” tanpa disingkat dan penulisan alamat tidak lebih dari 3 baris. Pada akhir baris alamat tidak perlu diberi tanda titik, karena bukan kalimat.

Contoh:

Kepada Manager PT Alam Semesta Raya
Jalan Rindu Alam No.17
Jakarta

Atau

Yth. Ibu Mega Indah
Manager PT Alam Semesta Raya
Jalan Rindu Alam No. 17
Jakarta

Salam dan Paragraf Pembuka

Salam dan Paragraf Pembuka

Salam yang umum digunakan pada surat resmi, termasuk pada surat lamaran pekerjaan, misalnya “Dengan hormat,”. Pastikan ada tanda koma setelah salam, ya. 

Setelahnya, kamu bisa memulai paragraf pembuka untuk memperkenalkan diri, menginformasikan kesesuaian diri kamu dengan persyaratan yang diminta pada lowongan pekerjaan, serta menginformasikan dari mana kamu mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja.

Jika pada lowongan kerja ada persyaratan “fresh graduate” atau “Professional Designer”, dan kebetulan kamu memenuhi syarat tersebut, langsung sebutkan saja pada paragraf pembuka untuk menarik perhatian rekruter.

Contoh:

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi dari aplikasi Atma tanggal 25 Oktober 2023, PT Alam Semesta Raya membutuhkan fresh graduate untuk posisi Social Media Admin. Saya baru saja lulus dari Universitas Pancakusuma dengan bidang keahlian desain visual dan IPK 3,8.

Isi Lamaran Kerja

Isi surat lamaran kerja terdiri dari tiga bagian penting, yaitu identitas, isi (tujuan), dan berkas. Lanjutkan membaca ya, agar kamu tahu cara membuat surat lamaran pekerjaan yang to the point dan bisa membuat perhatian rekruter tertuju kepadamu.

1. Identitas

Tuliskan terlebih dahulu identitas diri, mulai dari nama, jenis kelamin, alamat domisili, nomor ponsel yang bisa dihubungi, dan email. Struktur penulisan sebaiknya urut ke bawah agar rekruter lebih mudah membacanya. 

Contoh:

Agar Anda bisa lebih mengenal saya, berikut data pribadi saya:

Nama : Marita Anggun Wijaya
Jenis kelamin : Perempuan
Alamat domisili : Jalan Meranti Megah No. 23, Jakarta
No. handphone : 0879.1234.5678
Email : marita.wijaya@gmail.com

2. Isi

Pada bagian isi surat, terangkan tujuan kamu mengirimkan surat lamaran dengan jelas, beserta pengalaman dan keahlian yang kamu miliki. Pastikan pengalaman maupun keahlian yang kamu tuliskan pada bagian ini sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

Contoh:

Saya siap bekerja dan memberikan yang terbaik mengingat keahlian dan kemampuan saya sesuai dengan posisi sebagai Social Media Admin. Saya menguasai tools desain (Photoshop, Adobe Illustrator, dan Corel Draw), mampu membaca insight (data) pada masing-masing platform media sosial, dan bisa membuat laporan dengan detail. 

Saya juga memiliki pengalaman mengelola media sosial kampus selama 1 (satu) tahun terakhir dengan tugasnya, antara lain membuat konten, mengelola komentar di media sosial, dan membangun engagement. Dengan semua skill dan pengalaman ini, saya yakin bisa berkontribusi besar bagi PT Alam Semesta Raya.

3. Berkas

Sertakan berkas pendukung agar rekruter semakin yakin dengan kemampuan dan keahlian yang kamu miliki. 

Contoh:

Bersama surat ini, saya juga melampirkan beberapa dokumen pendukung yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda, yaitu:

  • Fotokopi ijazah
  • Transkrip nilai
  • KTP dan pasfoto terbaru.
  • Surat pengantar dari kampus atas pengalaman kerja saya sebagai admin media sosial.
  • 3 (tiga) sertifikat berkaitan dengan skill desain.

Penutup

Contoh Penutuh Surat Lamaran Kerja

Penutup surat berfungsi untuk menegaskan maksud dan ketertarikan kamu pada posisi/pekerjaan yang kamu lamar. Untuk itu, jangan segan menunjukkan rasa antusias dan harapan kamu.  

Contoh:

Besar harapan saya bisa bekerja dan menjadi bagian dari PT Alam Semesta Raya. Semoga informasi yang tercantum pada surat lamaran ini dapat menjadi pertimbangkan dan mengantarkan saya ke tahap selanjutnya. Demikian surat lamaran ini saya buat dengan data sebenarnya. Atas perhatian serta kesempatan yang sudah Bapak/Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.

Salam Penutup dan Tanda Tangan

Bagian terakhir dari struktur lamaran pekerjaan adalah memberikan salam penutup dan mencantumkan tanda tangan dan nama lengkap. 

Contoh:

Hormat saya, 

Ttd

Marita Anggun Wijaya

Nah, sekarang kamu udah tahu kan struktur surat lamaran pekerjaan. Selanjutnya, cari tau juga  cara membuat surat lamaran kerja yang tidak hanya berisi informasi pribadi, tetapi bisa bikin rekruter semakin tertarik untuk memanggil kamu mengikuti interview kerja. Cari tau caranya di sini, yuk: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang “Menjual”.