Administrasi Lamaran Kerja

3 Hal Ini yang Perlu Ditulis pada Amplop Lamaran Kerja

Amplop cokelat lamaran kerja

Saat melamar kerja, bukan hanya cover letter, CV, resume dan dokumen lainnya saja yang perlu kamu perhatikan, tetapi amplop lamaran kerja pun penting untuk diperhatikan. Mulai dari mengetahui amplop lamaran kerja yang sesuai dengan standar, hal-hal yang perlu dicantumkan dan ditulis pada amplop lamaran kerja untuk memperbesar peluang untuk mendapatkan pekerjaan. Terutama ketika kamu mau melamar pekerjaan di perusahaan impian. Nah, ukuran amplop seperti apa yang harus digunakan dan apa saja yang perlu ditulis di amplop lamaran kerja? Yuk, simak detailnya di artikel ini.

Standar Amplop Lamaran Kerja

Ada banyak jenis dan ukuran amplop. Tetapi untuk melamar kerja, standar amplop lamaran kerja yang perlu kamu gunakan adalah amplop coklat ukuran Folio (F4).

Pastikan amplop yang kamu gunakan dalam keadaan yang bersih dan tidak terlipat. Sebelum mengirimkannya, jangan lupa tutup rapat dan lem amplop tersebut agar dokumen lamaran kerja di dalam amplop tidak tercecer.

Apa yang Perlu Ditulis pada Amplop Lamaran Kerja?

1.   Informasi Pelamar Kerja

Ketika mengirim surat, biasanya informasi pengirim surat dituliskan di bagian kiri atas amplop. Demikian juga saat kamu mau mengirimkan berkas lamaran pekerjaan. Pada bagian kiri atas amplop, tuliskan nama dan alamat domisili, serta nomor HP yang aktif dan email.

Contoh:

Bimantara Abimanyu
Jalan Raya Bintaro Jaya Sektor 5 Nomor 7
Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat
Jakarta Selatan
15412
Hp. 081234567
Email: bimantara.abi@gmail.com

2.   Posisi yang Dimaksud dan Latar Belakang Pendidikan

Saat perusahaan membuka lowongan kerja, sudah pasti bukan kamu satu-satunya yang mengirimkan lamaran. Nah, supaya memudahkan HRD melakukan screening surat lamaran kerja yang mereka terima, kamu perlu mencantumkan posisi yang kamu lamar dan latar belakang pendidikanmu.

Jadi, tuliskan posisi yang dilamar beserta pendidikan terakhir kamu di sudut kanan atas amplop. Jika ada kode posisi yang ditentukan oleh perusahaan, jangan lupa dicantumkan juga ya.

Contoh 1:

Posisi: Web Developer
Pendidikan: S1 Teknik Informatika

Contoh 2 dengan kode posisi yang dilamar:

Posisi: HRGA – Junior HR
Pendidikan: S1 Psikologi

3.   Nama dan Alamat Perusahaan

Hal paling penting berikutnya, kamu perlu menulis nama dan alamat perusahaan yang dituju pada bagian kanan bawah amplop.

Contoh:

Yth. Human Resource Development
PT Maju Terus Pantang Mundur
Jalan Merdeka Tengah Nomor 8
Jakarta Pusat
10270

 

Berkas Apa Saja yang Ada di Dalam Amplop Lamaran?

Setiap perusahaan memiliki aturan tersendiri terkait dokumen lamaran kerja yang harus disiapkan oleh pelamar kerja. Artinya, kamu harus membaca detail bagian persyaratan yang diminta perusahaan dan biasanya dicantumkan pada pengumuman lowongan kerja. Jangan sampai ada dokumen yang tertinggal atau tidak kamu kirimkan, ya.

Beberapa dokumen yang umumnya dibutuhkan sebagai syarat melamar pekerjaan, di antaranya:

  • Surat pengantar lamaran kerja atau cover letter.
  • Curriculum vitae (CV).
  • Resume.
  • Fotokopi identitas diri (KTP, SIM).
  • NPWP

 

Nah, itulah beberapa hal yang perlu dicantumkan pada amplop lamaran kerja. Sebelum dikirim, pastikan penulisan nama dan alamat surat lamaran pekerjaan sudah benar ya. Karena hal ini akan berpengaruh pada sampai tidaknya lamaran yang sudah kamu siapkan. Agar penulisannya tepat, ikuti panduan penulisan alamat surat lamaran pekerjaan berikut ini: Contoh Penulisan Alamat Surat Lamaran Pekerjaan yang Benar